58. Content Creator

Guys, this post will be in Bahasa, so maybe if any of you who stumble upon this post wants me to translate it into English, just tell me in the comments below, OK? I love you guys always xx.


Hai?

Gue nggak biasa nulis pake Bahasa Indonesia, jadi mohon dimaklumi, OK?
Dan gue harus pake apa ini; gue, beta, saya, aku?

OK, biar nggak terlalu canggung, gue bakal langsung mulai post ini. Gue bakal ngeluarin semua uneg-uneg gue yang nggak bisa gue ungkapin lewat tulisan Bahasa Inggris, karena Bahasa Inggris gue payah banget seperti yang bisa kalian lihat di post-post gue sebelumnya.

Content Creator. Kenapa gue milih judul itu buat post yang satu ini?

Entah kenapa gue sekarang ini lagi punya hasrat buat menciptakan sesuatu yang orang lain belom ciptain. Kayak, pingin jadi creator gitu? Gue butuh sesuatu untuk dibanggain, dan sesuatu yang gue ingin banggain dan pamerin ke orang lain itu content ciptaan gue sendiri.

Tahu Raditya Dika, edhozell? Mereka kayak young men yang lagi lumayan eksis di Tanah Air kita, dan mereka di umur segitu udah ciptain banyak hal dan mereka kayak udah ngeraih banyak hal di mana orang yang seumuran mereka mungkin belum tentu bisa achieve hal seperti yang mereka lakukan.

Raditya Dika, orang yang punya YouTube channel dengan subscribers terbanyak di Indonesia. Dia penulis, blogger juga, dan punya beberapa film yang kalo ga salah bentar lagi ada yang mau keluar (maklum, bukan fans). Kurang keren apa coba? Dia nge-create sendiri semua hal yang dia pingin ada di hadapannya, dia bikin bayangan yan ada di kepalanya itu jadi nyata. Jadinya apa? Bam. Dia sukses.

OK, ambil contoh yang lain.

Tahu Connor Franta? Iya, gue sering banget ngomongin itu bocah di post-post gue di blog ini. Bahkan di awal blog ini, setiap post gue dikasih tag ‘connor-franta’, saking obsessed nya gue sama dia.

Anyway, dia sekarang umur 23, umur yang lumayan muda, kan? Tapi, lihat yang udah dia achieve. Dia YouTuber, dengan 5 juta subscribers. Dia punya brand sendiri yang namanya Common Culture, dan brand itu ngejual banyak, mulai dari apparel, music, bahkan kopi! Dia co-founder label rekaman Heard Well. Dia penulis buku A Work in Progress, yang waktu itu sempet masuk di NYT Bestseller List selama beberapa bulan. Dia itu kayak figur yang remaja sekarang ini idam-idamkan. Dia muda, entrepreneur, creator, kurang apa coba?

Masih kurang contoh?

OK, Troye Sivan. Dia masuk list 21 People Under 21 kalo nggak salah dari TIMES yang udah sukses di bawah umur 21 tahun. Dari kecil dulu dia pernah ngepost video pertama nya di YouTube, dan sejak saat itu dia active di platform yang satu itu. Tahun 2012 atau 2013 gitu, dia tandatangan label rekaman dan dia meluncurkan EP pertamanya, yang sempet jadi nomor 1 di lebih dari 30 negara. Bayangin waktu itu dia semuda apa. Sekarang, albumnya yang baru, Blue Neighbourhood, tentunya keren banget dan salah satu single nya sempet masuk Top 10 di iTunes.

Poin yang ingin gue sampein itu, maksudnya, apa kalian nggak pingin jadi kayak mereka? Di umur yang belia, udah achieve banyak hal. Itu kayak kebanggaan tersendiri buat diri kalian, dan juga buat keluarga kalian. Mereka pasti bangga dong ngeliat kalian sukses.

Gue ngeliat anak jaman sekarang kalo di Instagram, platform yang paling digandrungin sama anak-anak sekolah gue, kalo foto-foto yang mereka share gitu selalu ada ‘famous’ vibes gitu. Kesannya mewah, dan mereka seolah kayak pamer gitu, kayak, “Ini gue, gue kaya, famous, kurang apa coba?”

Maksud gue, hello, kekayaan yang lo pada dapetin itu dari ortu kalian, kalian nggak berhak ngebanggain, apalagi pamer harta yang ortu kalian susah payah cari. Mending kalo kalian kerja sendiri, invent apa gitu, dan kalian tunjukin ke dunia apa yang udah kalian perbuat untuk kemajuan dunia ini. Itu baru bagus.

Coba kalo liat Instagram Tyler Oakley, dia post foto biasa aja, walaupun dia itu kayak salah satu YouTuber yang paling famous dan semua orang hampir tahu nama itu walaupun mungkin nggak tahu muka dia kayak apa. Setiap orang terkenal, setiap content creator yang gue liat di Instagram itu di bio nya selalu ada link yang bakal nge-lead kita menuju ke konten yang udah mereka ciptain, misalnya link ke blog mereka, link download app mereka yang terbaru, link ke YouTube channel mereka, link untuk download atau streaming lagu baru mereka. Itu hal yang pastinya bikin mereka bangga, dan itu wajar karena mereka sendiri yang menciptakan konten itu, bukan konten orang lain yang mereka pamerin seolah itu milik mereka sendiri.

Ngerti yang mau gue sampein di post ini?

Kalo kalian mau pamer, mau show-off, pastiin yang mau kalian pamerin itu ciptaan kalian sendiri. Pasti ada rasa bangga pas kalian upload video baru kalian ke YouTube channel kalian.

Jadilah content creator, jadilah creator hal-hal yang pingin kalian temuin di dunia ini.

Kalo kalian mau jadi YouTuber, mulai aktif di YouTube. Upload video minimal seminggu sekali, cari topik yang bikin orang interested sama video yang kalian bikin itu. Be creative.

Mau jadi blogger? Sama! Be creative, ide kalian jangan sampe mentok di situ aja. Explore. Aktif terus di blog kalian, entertain pembaca di blog kalian, dan jangan lupa interaksi sama mereka karena mereka yang baca post kalian pastinya ngedukung keberadaan kamu di dunia blogging.

Jadi content creator nggak dibatasi di dua platform itu, kalian bisa mulai create apapun di mana aja. Kalian mau bikin lagu? Tulislah. Kalian mau bikin novel, cerita? Ada Wattpad yang pastinya free buat kalian untuk ngepost karya tulis kalian. Kalian mau bikin toko? Coba pikir barang apa yang mau kalian tawarin sama pembeli, dan terbuka sama minat orang jaman sekarang ini.

Kalian, anak-anak muda, punya kuasa, punya kekuatan, dan kalian harus manfaatin itu untuk buat dunia ini jadi lebih baik lagi. Kalian mau create apapun, terserah, buat dunia ini tahu keberadaan kamu, buat dunia ini tahu kalo kamu itu exist, nyata. Kalo kalian gitu, dunia yang bakal nyari lo, bukan lo nyari dunia.

OK deh segitu aja post nya, gue ngerasa jadi preacher. Lama-lama gue jadi Mario Teguh versi blog haha. Tapi emang itu yang selama ini ada di pikiran gue, yang ga bisa gue ungkapin lewat Bahasa Inggris.

Gue mulai blog ini pas bulan Februari kalo ngga salah tanggal 10an gitu, karena saat itu gue mikir, ‘Gue masih muda, dan gue belom berbuat apa-apa. Sayang banget masa muda gue ga dimanfaatin.’ Sementara saat itu temen-temen gue emang modelnya kayak show-off gitu. Akhirnya gue bikin blog ini, dengan pikiran bahwa temen-temen gue yang lain gapunya blog, dan gue yang mempelopori hal ini. Kayak anak jaman sekarang kan lagi pada suka YouTube, dan platform blog itu udah mulai diabaikan.

Jadilah gue di sini, dengan 137 followers dan gue akui itu bukan hal yang gampang. Itu butuh perjuangan, dan angka segitu masih kecil dibanding sama blogger lain yang followersnya sampe ratusan ribu.

Gue mulai manfaatin waktu-waktu gue. Gue suka nulis cerita (cek wattpad kuy: priscillaanth), gue mulai suka fotografi walaupun foto gue jelek abis dan gue suka ngilang pas les fotografi di redaksi Koran Tempo, gue suka main alat musik walaupun hancur. Gue berusaha bikin biar masa muda gue itu bakal berkesan pas gue nanti jadi nenek-nenek.

OK, kepanjangan nih post, nanti nggak ada yang baca. Kalo ada yang mau komen, silahkan. Kolom komen terbuka di bawah ini. Gue cuma pingin tahu, sanggup nggak sih kalian yang baca ini jadi content creator yang kreatif dan aktif juga?

Byee! šŸ˜‰

Advertisements

16 thoughts on “58. Content Creator

    1. Haha, noo, I was talking about how we, the youth people, have to create something to change this world into a better one! And yeah, I’ll try to make the translation. Just wait šŸ˜‰ xx.

      Like

  1. Waah haha akhirnya muncul juga tulisan perdana kamu dalam bahasa Indonesia, Pris. Dan kayaknya kok cuma aku aja ya follower kamu yg ngerti bahasa Indonesia disini? XD

    Setuju nih sama topiknya, dan ada banyak juga cara untuk mengejar pencapaian hidup masing-masing. Malah nggak harus dimulai dari yang besar, misalnya belum bisa nyetir mobil aja. Ketika sebulan kemudian setelah intensif latihan dan les terus udah bisa lancar nyetir, pasti ada rasa bangga tersendiri dan jadi semangat buat achieve sesuatu yang lebih besar lagi setelahnya. Anyway, semangat mengejar impiannya yaa!

    Liked by 1 person

    1. Haii, thanks kak commentnya! Ada kok satu lagi yang orang Indonesia, tapi hari ini dia lagi nggak nongol, haha! Anyway, ini post dibuat pas lagi nganggur, dan emang peminatnya nggak banyak karena kebanyakan readers aku itu foreigner jadi aku agak merasa terabaikan/? Tapi nggak apa”lah, paling nggak ada yang komen šŸ™‚ Sukses buat kakak juga yaaaa xx.
      -pris.

      Like

      1. Oh ya? Kukira cuma aku aja yang Indonesia, abisnya postingan kamu isinya rata-rata orang asing semua yang komentar. Dan seperti yang kubilang kemarin, aku kira kamu juga orang asing, bahasa Inggrisnya baguus! Dan karena alih bahasa, malah jadi pada nggak ngerti ya kamu bahas apa di post ini. XD

        Sama-sama yaa Pris, dan semangat juga terjemahin postnya! šŸ˜‰

        Liked by 1 person

  2. Thanks for liking my post!! I’m guessing it’s because I tagged it with Troye. I love this so much, I’ve been thinking the same thing everyday and was just going to post something about craving to create content and build a platform for myself. I also love watching youtube content creators like Connor and Tyler! I love how they have the independence and closeness to their audience, and my favourite are Alfie and Joe šŸ™‚ Love from Malaysia xo

    Liked by 1 person

    1. Hey! And yes, I was bored so I read all posts that were tagged ‘troye-sivan’, so yeah. I was wondering, are you an Indonesian, because I wrote this post in Bahasa, and somehow you seemed to understand this! (I’m just curious, don’t mind me). Anyway, hi fellow Troye’s fans! Still waiting for him to announce Asia tour haha xx.

      Like

      1. Hehe no, I am Malaysian, but I’ve seen some Indonesian shows + our languages are similar enough for me to understand your post. šŸ™‚ love the way you write, I don’t think I can write this well in Bahasa Malaysia!

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s